Menang, merupakan sebuah kata yang sangat diharapkan bagi siapa saja, dengan giat dan tekun berlatih, kemenangan pun akan dapat diraih.
Berikut berita terbaru dari suara merdeka, kota Semarang Indonesia.
SEMARANG,
suaramerdeka.com - 17 oktober 2013
Penantian panjang tim Shorinji Kempo Kota Semarang
akhirnya usai. Setelah 22 tahun, Ibu Kota Jateng berhasil menjadi juara umum
cabang beladiri kempo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2013 di
Banyumas, 8-12 Oktober lalu.
Para
kenshi Semarang berhasil membawa pulang delapan emas, lima perak, dan empat
perunggu. Sukses ini juga sekaligus revans atas tuan rumah Banyumas yang
mengalahkan pada pra Porprov.
Emas
Kota Lunpia kategori randori putri didapat dari Nuzula Niken RHP (45 kg), Hanun
Alfreda Priyono (42 kg), Navia Niklmaturrahmah (48 kg), dan Firstynina Cheppy
(60 kg). Bagian putra dipersembahkan Robertus Wurianda (75 kg).
Adapun
kategori embu diperoleh dari nomor embu berpasangan putra kyukenshi, embu
berpasangan putri yudhansa, dan embu beregu putri. Ketua Umum Persaudaraan
Beladiri Kempo Indonesia (Perkemi) Semarang Angudiargo mengatakan, prestasi ini
merupakan kerja keras dari seluruh atlet, pelatih, dan pengurus.
''Kerja
keras selama hampir tujuh bulan dan melalui pemusatan latihan selama dua bulan
terbayar dengan hasil maksimal. Bahkan perolehan medali melampaui harapan
kami,'' tutur pria yang akrab disapa Argo ini.
Perkemi
sendiri akan membuat program mingguan, untuk memantau perkembangan kenshi usai
Porprov ini. Nantinya, atlet lapis pertama dan kedua akan melakukan latihan
bersama. Di sisi lain juga untuk meningkatkan soliditas tim.
Salah
satu program lain yang akan dimaksimalkan adalah liga randori dan embu.
Rencananya, kedua liga ini akan digelar kembali pada Desember mendatang. Salah
satu keberhasilan kenshi Semarang adalah adanya kompetisi antardojo pada liga
ini. ''Makin semaraknya kejuaraan atau liga ini, membuat kenshi makin
bergairah. Efeknya prestasi akan semakib bagus,'' tandasnya.
Argo
berharap, momen ini menjadi kebangkitan kempo Semarang. Dulu, lanjutnya,
Semarang sangat disegani di Indonesia terutama di kategori randori.
(Krisnaji Satriawan/CN26)
