Kamis, 15 Agustus 2013

Aliran-aliran Kempo



Aliran-aliran Kempo

1.Tenshin Koryu Kempo, seni beladiri yang sudah berusia ratusan tahun sejak sebelum zaman Tokugawa (Era Meiji). Guru besar terakhir dari aliran ini adalah Ueno Takashi. Beladiri Tenshin Koryu Kempo ini berasal dari kombinasi antara Jujutsu aliran Shinto Tenshin-ryu, teknik persenjataan dan tangan kosong Asayama Ichiden-ryu dan Shinto Muso-ryu dengan jurus Daken Taijutsu aliran Hontai Kijin Chosui-ryu Kukishinden Daken Taijutsu. Salah satu pewaris dari aliran ini adalah grandmaster Shoto Tanemura dari Genbukan Dojo

2.Nihon Kempo, seni beladiri modern hasil ciptaan Master Masaru Sawayama. Beladiri yang unik dan merupakan kombinasi teknik pukul-tendang dari Karate dengan teknik bantingan dan pergumulan dari Judo dan Jujutsu. Sekarang sudah menjadi sebuah olahraga yang diminati di berbagai negara.

3.Kosho-ryu Kempo, seni beladiri turun temurun dari keluarga Mitose. Grandmaster terakhir dari aliran ini adalah Masayoshi Mitose yang kemudian menurunkan ilmunya kepada murid-muridnya yang berkebangsaan Amerika. Sehingga aliran Kempo ini dikenal dengan nama American Kenpo Karate.

4.Shorinji Kempo, seni beladiri berasal dari Tiongkok kuno yang diciptakan oleh Bodhidharma (Dharma Taishi atau Tatmo Cowsu) seorang biksu Buddha untuk diberikan kepada calon bikhsu sebagai pendidikan keagamaan pada Zen Budhisme, pada tahun 550 M, disebarkan sesudah perang dunia ke 2 oleh So Doshin.

Sabtu, 10 Agustus 2013

"..SHORINJI KEMPO.."




 



Lambang dan Kegiatan Shorinji Kempo
 

Awalnya, lambang Shorinji Kempo adalah Manji (dalam bahasa sansekerta: svastika/swastika). Di Asia Timur, manji telah dikenal sebagai simbol ajaran Budha. Manji sendiri lebih tua dari ajaran Budha dan memiliki arti yang sangat dalam. Manji mewakili pergerakan alam semesta dalam kehidupan, yaitu bahwa semua hal itu serba berlawanan: surga dan neraka, siang dan malam, positif dan negatif, pria dan wanita, timur dan barat, utara dan selatan, dan lain-lain. Manji mewakili pemikiran ini, garis vertikal mewakili simbol surga dan neraka, sedangkan garis horisontal mewakili terang dan gelap (kebaikan dan keburukan di dunia). Kedua garis ini bersatu dalam bentuk salib, garis-garis pendek di ujung salib berarti bahwa alam semesta ini selalu berubah, tidak pernah mencapai ketetapan.
 

Terdapat dua macam manji, yang berputar ke kiri (Omote Manji) mewakili kasih sayang, dan Manji yang berputar ke kanan (Ura Manji) yang mewakili kekuatan atau kepandaian. Keduanya

Jumat, 02 Agustus 2013

"..SHORINJI KEMPO.."


Shorinji Kempo di Jepang, menyelenggarakan dua kegiatan utama:

1. Taikai

Merupakan kegiatan latihan bersama dan pertandingan se-Jepang atau sedunia sebagai salah satu cara menyebarkan Shorinji Kempo, dengan esensi bahwa:
Kita memberikan hasil latihan kita kepada pihak-pihak yang telah membantu kita dalam berlatih dan mengembangkan diri
Kita mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas serta meningkatkan kesadaran kita akan ikatan persahabatan yang menyatukan kita;
Taikai membantu mengembangkan pemahaman dan kerjasama yang kita terima dari orang-orang di luar Shorinji Kempo.

Taikai harus memberikan esensi dari falsafah Shorinji Kempo, bukan hanya sebagai pertandingan belaka.

2. Hari Kaiso/Kaiso Day

Dikenang setiap bulan Mei di mana Doshin So meninggal dunia (Kaiso=Pendiri), merupakan hari di mana kita melaksanakan kegiatan sosial untuk mengimplementasikan ajaran kita, untuk mewujudkan apa yang telah diajarkan oleh Kaiso, di antaranya: latihan berpasangan, mempertimbangkan perasaan teman dan lawan serta saling menolong untuk mencapai kebahagiaan bersama (konsep Jita Kyoraku). Konsep ini tidak terbatas pada dojo tapi juga di rumah, tempat kerja dan lingkungan sekitar, tanpa memandang apakah tempat umum atau pribadi, saat muncul perasaan ingin menolong seseorang maka kita harus bertindak.